SEMALAMAN

Semalaman bertempur kegusaran
dingin angin silih berganti
tidak lagi meremangkan
pun butir peluk berputik
tidak lagi membosankan

Semalaman mimpi tak membuai lena
semalaman emosi dibadai gelombang
ketakutan
sepasang mata berhalusinasi
ada bayang Izrael datang bertamu
dan Munkar Nakir juga bersilih

Semalaman bertafakur
di sejadah keinsafan
tanpa sedar jernih mata berkaca
apakah ia bisa mencuci dosa
dari mata?
apakah ia bisa memadam tinta kejahatan
dari kitab catitan Atid?

KARYA ASALNURAQILAH BINTI ZULKIFLI

2 comments :

Amni said...

oh dear... sury ke ni? errr.......

bisikan hati said...

Maaf.Ini bukan sury.Apapun,trimas sbb sudi berkunjung.