Darah Selat Tenggara

Posted by | On | | 2 Comments
gambar cam tak kena...
Ombak di selat mengaum buas
bayu kayangan deruannya keras
embun mata tertitis laju
dinginnya air putih di gigi pantai
masih terasa hangatnya darahmu
senjata yang hitam rupanya
bagai menoreh-noreh luka di hati
korban jasadmu membebaskan bumi
tapi kasihku masih terkurung di sini
bunyi kuda-kuda putihmu
mencarik-carik pasir di kaki
rindu aku pada parasmu
lagi rindu pada keringat jihadmu
terima kasih
kasih dan korbanmu masih berbau
mengairi selat tenggara ini
jasadmu mati
nyawamu pergi
tapi baktimu kekal abadi



p/s: terharu dengan filem Hikayat Merong Mahawangsa :')



2 comments:

Sally Samsaiman said...

speechless sekejap :P

ELFarahin said...

@Sally Samsaiman Terima kasih sebab baca! Sebarkan semangat patriotisme bersama :D

ELFollowers

False start may have the right end. But the right start also may have the false end. What does matter is in between and the goal to make everything back to right. -16/09/2018-